Wednesday, June 19, 2013

Aku kangen Ibu Sri

Ibu Sri adalah guru SMA sahabatku waktu di IPB, Defry. Aku lupa seperti apa cerita jelasnya, yang pasti saat sedang banyak waktu kosong di IPB, aku di ajak Defry untuk berlibur ke Labuan, kampung halamannya. Di sana aku tinggal di rumah Ibu Sri. Aku lupa seperti apa pertemuan ku pertama kali dengan Ibu, di Bogor atau di Labuan. Karena Ibu Sri juga sering berlibur ke Bogor sambil menjenguk Defry. What a great teacher!

Selama tinggal di Labuan. I feel like a princess. Ibu bener-bener baik. Kelewatan! Kadang suka bikin jengkel saking baiknya. Ibu nyediain apa yang aku suka, apapun! Kata Ibu, tamu datang ke rumah itu ladang rizky, jadi harus di layani dengan baik. Tapi Ibu kelewatan baiknya. Rumah Ibu sederhana, tapi selalu ramai. Ibu juga punya kost-kostan cowok, setiap malam mereka kumpul di rumah Ibu, makan malam, cerita-cerita. Aku suka berada diantara mereka.

Ibu Sri adalah guru bahasa Inggris dan pengasuh kegiatan boxing di sekolahnya. Sama muridnya Ibu tegas tapi di luar baik bangeeet
Ini dua murid Ibu yang dikenalin ke aku, tapi aku lupa nama mereka berdua :D.

Labuan itu kecil tapi indah, jadi aku datang ke sana lagi. Kali ini lebih ramai dengan temena-teman ku dan defry juga di IPB. Kita di kasih tinggl di vila tempat anak murid ibu bekerja. Lagi-lagi ibu terlalu baik. Kita di ajakin jalan-jalan sepuasnya. Main banana boat. Makan enak. Ibu luar biasa.

Waktu kunjungan kedua, ulang tahun ku sudah lewat. Tapi Ibu sama Bapak masiiiih aja ngerayain. Siang itu selepas berenang di kolam air panas, udah ganti baju rapi, tiba-tiba di serang bapak dan murid-muridnya dengan telor, tepung, air. Padahal bawa baju sedikiiit.  Waktu iu yang terasa cuma kaget. Bener-bener gak nyangka Lebih meriahnya lagi, karena ingin bersikap adil, semua temen yang ikut aku dan Defry ke labuan juga kena telur dan tepung :D 
Wiwid, my twins yang baru datang karena gak bisa pergi bareng dari Bogor ikut-ikut an kena. Tahun 2011 bener-bener ulang tahun paling gak nyangka. Sebelum-sebelumnya suda sederet kejutan yang gak aku kira yang aku dapetin. Alhamdulillah. Allah baik banget mengirimkan orang-orang baik seperti mereka buat aku.

Ibu punya anak namanya Daeng, Putri dan Awan. Aku paling deket dengan Awan. Awan suka malu-malu kalo liat aku. "Awan alu..." aku selalu terngiang kalimat ini. 
Tiap ada kesempatan untuk berdua, Awan selalu mendekat. Semoga selalu sehat ya Wan. Jadi cowok cerdas, macho, cool dan sebaik Ibu mu. Amin. Teh Wulan kangen Awan :)

Suami Ibu juga gak kalah baiknya. Kocak lagi. Ibu dan Bapak sama-sama seorang guru, Bapak guru olah raga di sekolah yang berbeda.
Foto ini di ambil di depan sekolah tempat Bapak mengajar, tai Bapak sedang di dalam, jadi gak ikut berfoto. Liat deh, Awan sok kesakitan, padahal rambutnya cuman aku pegang. Aaaaa, semoga dia masih maslu-malu kalau ketemu. I love it.

Ibu dateng pas aku wisuda untuk mewakili orang tua Defry. Ibu ngasih aku bunga. Ibu Sri memang super baik.
Sekarang aku dan Ibu Sri sudah tidak saling komunikasi lagi, tidak ssering dulu. Jarang juga komunikasi lewat sms apa lagi telfon. Terlepas dari itu semua aku selalu mengingat Ibu dan keluarganya, selalu mendoakan Ibu dan keluarganya. Sehat selalu Ibu Sri. Semoga selalu dalam lindungan Allah. Me miss you. Really. Apalagi cara bicara Ibu sebagai orang Lombok yang khas. :).

Allah selalu mencatat kebaikan yang kita lakukan, jangan pernah ragu untuk berbuat baik. Karena apa yang di dapat hari ini adalah hasil perbuatan kemarin. Jadi berbuat baiklah. :)





No comments:

Post a Comment