seperti biasa dan sebagaimana sering ku lakukan, lewat tulisan aku gambarkan yang aku rasakan tentangmu...
tentang mu yang aku lupa bagaiaman bisa kita menjadi terpisah, padahal aku selalu ingat kamu dalam setiap cerita yang aku punya, sejak kita kenal hingga kita seperti sekarang, dan mungkin selamanya...
sedikitpun aku tak memberi celah pada rasa sayang ini untuk berubah menjadi benci, meski ketidaktahuan ini mengukung ku untuk menyapa, entah bagaimana mengawalinya...
aku tak punya batas waktu untuk itu, sudah terlalu banyak ingkaran janji tentang hari esok, yang hanya bisa aku maklumi sakitnya...
hanya apa yang pernah kita berdua lakukan dan rasakan yang selalu bersama ingatan ku akan mu...
aku pun juga tak menemukan cara menjelaskan semua ini, semua yang terasa dan terasa....
aku tak mengenal mu jika semua telah berubah seiring waktu
tapi kamu masih dapat mengenal ku, karena aku tak membatasi rasa ku...
KAPANPUN
tentang mu yang aku lupa bagaiaman bisa kita menjadi terpisah, padahal aku selalu ingat kamu dalam setiap cerita yang aku punya, sejak kita kenal hingga kita seperti sekarang, dan mungkin selamanya...
sedikitpun aku tak memberi celah pada rasa sayang ini untuk berubah menjadi benci, meski ketidaktahuan ini mengukung ku untuk menyapa, entah bagaimana mengawalinya...
aku tak punya batas waktu untuk itu, sudah terlalu banyak ingkaran janji tentang hari esok, yang hanya bisa aku maklumi sakitnya...
hanya apa yang pernah kita berdua lakukan dan rasakan yang selalu bersama ingatan ku akan mu...
aku pun juga tak menemukan cara menjelaskan semua ini, semua yang terasa dan terasa....
aku tak mengenal mu jika semua telah berubah seiring waktu
tapi kamu masih dapat mengenal ku, karena aku tak membatasi rasa ku...
KAPANPUN
No comments:
Post a Comment