Showing posts with label Jatuh Cinta. Show all posts
Showing posts with label Jatuh Cinta. Show all posts

Thursday, October 20, 2011

Jatuh Cinta V

Sudah lama bersama, lalu berpisah cukup lama, bertemu lagi, bersmaa, bernostalgia. Dan....tumbuhlah cinta itu, jatuhlah hati itu. Merasakan hal yang sama bersama. Sudah sama-sama mapan, berencana untuk serius, lalu komitmen, pertemuan dengan orang tua masing-masing, menentukan tanggal. Dan hari itu jadi hari b bersejarah.

Atau hanya satu pihak saja yang tumbuh cintanya? Sudahlah... masih bisa bertemu dengan pertemuan lainnya. ^^

Jatuh Cinta IV

Sudah biasa bersama. Di organisasi, di kelas, di kegiatan, di kehidupan sehari-hari.
Sudah biasa melihatnya, memperhatikannya.
Suda biasa, sudah lama...
Lalu...
Cinta itu ada, tumbuh, bersamaan.
Mengungkapkan, sama-sama mengaku miliki rasa yang sama.
Dan...hidup bahagia. atau kandas di tengah jalan. Pilihan.

Atau tak berbalas. Terus berusaha dan akhirnya bisa juga bersama.

Dan terus berusaha dan tak juga dapat. Saatnya bangun, berdiri, tegak, menatap ke depan. Cinta memang bisa tumbuh dengan pertemuan yang sering. Tumbuh yang subur, lama dan terus menerus tumbuh. Tapi...ada saatnya itu memang harus berhenti.

Jatuh Cinta III

Jatuh cinta menyebalkan!!! Menyakitkan!!! Mengerikan!!!

Jatuh cinta dengan dia yang sudah lama bersama kita, sudah sering bercerita berdua dengan kita, jatuh cinta dengan dia yang selalu ngadu dengan kita, jatuh cinta dengan dia yang sekarang sudah bersama orang lain dan kita baru sadar. Atau....kita menyesal karena belum mengungkapkannya. Dan dia? Dia sudah bahagia dengan pilihannya.

Hanya karena kita terlambat menyadarinya. Hanya karena kita terlambat mengungkapkannya. 

Memang, tak pasti juga kalau kita tak terlambat, pun di ajadi milik kita. Tapi setidaknya dia sudah tau dengan keadaan dia yang masih sendiri, sering bersama kita, atau setidaknya kita telah melakukan hal yang adil untuk cinta yang kita rasakan.

Tapi kali ini....seakan waktu tak memberi sejengkal pun kesempatan. Dan...berdirilah, tegaklah, terimalah, jalanilah. Karena besok mathari masih ada, kau masih punya waktu untu adil pada hidup dan dirimu sendiri.

Jatuh Cinta II

Biasa..... adik kelas yang tertarik dengan kepopuleran kaka kelas.

Biasa....teman sekelas yang terkesan dengan kecerdasan seseorang yang duduk pendiam di pojok kelas sana.

Biasa...anak kelas sebelah yang seneng dengan temen sebelah yang jago main gitar.

Biasa...adik/kelas yang suka dengan wajah canti/ganteng adik/kakak kelas.

Jatuh cinta karena alasan yang mengesankan. Fisik, otak, kepopuleran, bakat, tongkrongan. hal-hal yang terlihat langsung, seketika dna cepat.

Ada yang bisa bertahan sampai nanti, ada yang baru juga mulai udah kandas langsung. Semua tergantung bagaimana mereka menyikapi cinta yang sedang mereka tanam sendiri. Di rawat, di jaga, di sayang. Atau di biarkan begitu saja. Kering dan mati.

Jatuh Cinta I

Gak pernah bosen dan jarang jadi sesuatu yang garing kalo uda ngomongin tentang cinta-cinta-an, apa lagi kalo cerita baru, seperti baru jatuh cinta, baru putus, baru tunangan, baru..ah pokoknya serba baru. Subjeknya berbeda dan bat cerita itu pun jadi berasa beda. Meskipun muaranya sama saja. Bahagia dan Sedih. Suka dan Duka. Hitam dan Putih. Dua sisi berlainan dari hidup namun selalu bersama-sama. 

Dan kali ini, adalah tentang jatuh cinta yang punya banyak cerita dan selalu ada saja yang baru, yang ingin tau, dan seru. Meskipun ada yang mencemooh, benci dan jengkel. Tapi cinta itu seperti mimpi, kebutuhan penting dalam hidup.

Jatuh Cinta I

Pertemuan dua orang yang berniat untuk menambah daftar teman, kumpulan cerita dan memenuhi gudang-gudang pengalaman dari orang lain emnghabiskan waktu bersama untuk saling berkenalan. Lalu, berlanjut hungga ke pertemuan selanjutnya.

Salah satu merasakan perasaan yang berbeda dari yang biasa. Ingin selalu bertemu, ingin selalu tau kabar, penasaran tentang dia lebih jauh lagi. Senyum-senyum sendiri mengingat dia. Senang di hubungi olehnya, menunggu ajakan-ajkana selanjutnya.

Jatuh cinta yang singkat. Cinta kah?Oh mungkin hanya perasaan suak dan tertarik. Namun ini, kalau di teruskan dan tiak disikapi bijaksana bija menjadi penyakit yang mengganggu hidup. Bikin galau yang datang tiba-tiba. Perasaan sesak penuh tanda tanya. Lalu?

Kita hanya perlu mengucapkannya, mengungkapkannya, bahwa kita inign selalu tau kabarnya, inign memutari kota ini bersama dia, ingin menghabiskan akhir pekan dengannya, karena ada rasa rindu yang dalam di sini. Sangat menyenangkan kalau dia ternyata menginginkan hal yang sama. Kalau tidak?

Kembali lagi, harus bijaksana, harus sayang dengan hati sendiri, pikiran sendiri, gak boleh egois mempertahankan cinta. Ada kalanya cinta hanya bisa di rasakan tidak di sambut. Dia bukan orang yang pantas untuk kau titipkan hatimu. Itu saja.

Bukan!!! Bukan cari lagi yang lain secepat ka jatuh cinta padanya. Cukup rasakan dan terima saja kalau memang dia tidak menginginkan hal yang sama. Biarkan waktu memberi mu ruang, keistimewaan untukmu, sma seperti saat waktu mengizinkan kau bertemu dengannya.

Ini memang susah, tapi pasti bisa.